BUNTOK | Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri bersama Wakil Bupati Kristianto Yudha mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan.
Imbauan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menjaga lingkungan sekaligus mencegah dampak luas yang dapat ditimbulkan karhutla terhadap kesehatan, ekosistem, aktivitas masyarakat, hingga keselamatan jiwa.
“Jangan membakar hutan dan lahan. Bersama kita cegah kebakaran demi bumi yang asri dan lestari,” menjadi pesan penting yang disampaikan Pemkab Barsel kepada masyarakat.
Karhutla bukan hanya menyebabkan kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kabut asap yang berdampak terhadap kesehatan masyarakat. Kualitas udara yang menurun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.
Selain mengancam kesehatan, kebakaran juga dapat merusak habitat dan ekosistem serta mengancam keberadaan satwa liar. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Bupati Eddy Raya Samsuri mengajak masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan dalam bentuk apa pun yang berpotensi memicu kebakaran dan sulit dikendalikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Kristianto Yudha turut mengingatkan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Menurut pesan kampanye Pemkab Barsel, menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan tetap lestari bagi generasi mendatang.
Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Jika menemukan adanya titik api atau kebakaran, warga diimbau segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.
Upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang benda yang berpotensi menjadi sumber api sembarangan, serta meningkatkan kewaspadaan ketika berada di kawasan yang rawan kebakaran.
Pemkab Barsel menegaskan bahwa mencegah karhutla jauh lebih baik daripada menangani kebakaran yang sudah meluas. Kesadaran masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam memutus potensi terjadinya kebakaran.
Selain berdampak terhadap lingkungan, pelaku pembakaran hutan dan lahan juga dapat menghadapi konsekuensi hukum. Poster imbauan Pemkab Barsel mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat dikenai sanksi pidana dan denda sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mengambil tindakan yang dapat merugikan diri sendiri, orang lain maupun lingkungan. Setiap warga memiliki peran dalam menjaga Barito Selatan tetap aman dari ancaman karhutla.
Bupati Eddy Raya Samsuri dan Wakil Bupati Kristianto Yudha mengajak seluruh masyarakat membangun kesadaran bersama untuk mencegah kebakaran sejak dari lingkungan masing-masing.
“Bersama kita bisa, cegah kebakaran sejak dini. Jaga alam kita, selamatkan masa depan kita dan generasi mendatang.”
Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan menjadi kekuatan Barsel dalam menghadapi musim kemarau. Pencegahan karhutla bukan hanya tugas pemerintah dan petugas di lapangan, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat.
Pencegahan karhutla membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Tidak membakar hutan dan lahan, menjaga lingkungan, serta segera melaporkan potensi kebakaran merupakan langkah sederhana yang dapat menyelamatkan kesehatan, lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
TIM


