PASAMAN BARAT | Suasana pemilihan Wali Nagari mulai menghangat di Nagari Kajai Selatan, Kabupaten Pasaman Barat. Salah satu calon yang ikut tampil adalah Dirham, nomor urut 02. Putra Kajai ini membawa pengalaman pemerintahan, organisasi dan kegiatan kemasyarakatan sebagai bekal untuk menawarkan gagasan pembangunan bagi kampung halamannya.
Pencalonan Dirham bukan sekadar menghadirkan nama baru dalam kontestasi. Lahir dan tumbuh di Kajai membuat Dirham mengaku memahami kehidupan masyarakat dari dekat. Melalui pencalonannya sebagai Wali Nagari Kajai Selatan, ia ingin membangun pola pemerintahan yang lebih dekat dengan warga, terbuka dalam pengelolaan anggaran dan mengutamakan pelayanan masyarakat.
Jejak pengalaman menjadi salah satu modal yang dibawa Dirham nomor urut 02. Ia pernah menjadi Staf Kesra Pemerintahan Kecamatan Talamau periode 2005–2012. Selain itu, Dirham aktif sebagai Ketua Pemuda Kampung Pasir Muaro Tanyo, Wakil Ketua dan Sekretaris Karang Taruna Nagari Kajai, serta Ketua Partai Hanura Kecamatan Talamau periode 2010–2015. Ia juga pernah maju sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat pada 2014 dan menjadi staf Kantor Wali Nagari Simpang Rimbo Abu pada 2023.
“Pengalaman ini bukan sekadar riwayat jabatan, melainkan bekal pemahaman bahwa pemerintahan itu harus melayani, bukan dilayani. Saya memahami administrasi, pengelolaan anggaran dan kebutuhan masyarakat,” ujar Dirham, calon Wali Nagari Kajai Selatan nomor urut 02.
Dalam kegiatan pencalonannya di Nagari Kajai Selatan, Dirham mengusung visi “Bersama Membangun Kajai Selatan Lebih Maju, Sejahtera & Bermartabat.” Ia menawarkan empat pilar kepemimpinan, yakni melayani dengan hati, transparan dan akuntabel, bersatu membangun nagari serta amanah untuk semua. Pelayanan publik yang cepat, ramah dan adil menjadi salah satu perhatian yang ditawarkan kepada masyarakat.
Program yang dibawa Dirham nomor urut 02 juga menyasar sektor ekonomi masyarakat. Di antaranya melalui gagasan koperasi nagari, membantu pemasaran hasil bumi petani, pembinaan UMKM serta peningkatan keterampilan warga. Pada bidang pembangunan, Dirham menawarkan pemerataan pembangunan jalan kampung, jalan usaha tani, irigasi, fasilitas umum dan fasilitas ibadah berdasarkan kebutuhan masyarakat.
Tak hanya pembangunan fisik, Dirham juga menempatkan adat, pemuda dan budaya sebagai bagian penting dalam pembangunan Nagari Kajai Selatan. Ia ingin membangun kemitraan bersama Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, pemuda, Karang Taruna dan seluruh unsur masyarakat. Komitmen terhadap keterbukaan juga diwujudkan melalui gagasan publikasi anggaran nagari agar masyarakat dapat mengetahui serta mengawasi penggunaannya.
“Saya Dirham, nomor urut 02. Saya lahir di Kajai, tumbuh di Kajai dan ingin berbakti untuk Kajai. Saya tidak menjanjikan hal-hal yang mustahil, tetapi saya siap bekerja keras, amanah dan selalu melibatkan seluruh warga dalam bermusyawarah. Mari bergandengan tangan membangun Nagari Kajai Selatan yang lebih maju, sejahtera dan bermartabat,” tegas Dirham.
TIM


