• Jelajahi

    Copyright © INSPIRASI PUBLIK
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kalapas Ronaldo Devinci Talesa Terima CSR Japfa untuk Warga Binaan, 200 Ayam Petelur Jadi Bekal Kemandirian di Lapas Muaro Padang

    REDAKSI UTAMA
    Sabtu, 29 Agustus 2026, Agustus 29, 2026 WIB Last Updated 2026-08-29T12:07:41Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    LAPAS II A PADANG | Sebanyak 200 ekor DOC ayam petelur kini menjadi bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Padang. Bantuan tersebut diterima Kalapas Ronaldo Devinci Talesa, A.Md.IP., S.H., M.H., dari PT Japfa Comfeed Indonesia melalui program CSR, dengan dukungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat.

    Bantuan yang diserahkan di lingkungan Lapas Kelas IIA Padang, Kota Padang, tersebut juga dilengkapi dua karung pakan ayam. Sarana tersebut diharapkan dapat mendukung tahap awal pengembangan peternakan ayam petelur di Lapas Muaro Padang.

    Bagi Kalapas Ronaldo Devinci Talesa, program pembinaan semacam ini memiliki nilai penting karena warga binaan mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan. Kegiatan peternakan menuntut konsistensi, kedisiplinan dan kepedulian terhadap makhluk hidup yang dipelihara.

    Penyerahan bantuan dilakukan dalam suasana penuh kebersamaan. Pihak Lapas bersama PT Japfa Comfeed Indonesia dan unsur Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumatera Barat melihat langsung kegiatan yang menjadi bagian dari program pembinaan warga binaan.

    Kehadiran 200 DOC ayam petelur diharapkan menjadi awal dari kegiatan yang dapat dikembangkan lebih luas. Dari pemeliharaan hingga pengelolaan hasil, warga binaan dapat memperoleh pengalaman mengenai proses kerja yang membutuhkan ketekunan.

    Program CSR PT Japfa Comfeed Indonesia juga menunjukkan adanya kepedulian sektor swasta terhadap proses pembinaan pemasyarakatan. Dukungan tersebut menjadi semakin berarti ketika diarahkan kepada kegiatan yang memiliki manfaat langsung bagi peningkatan keterampilan warga binaan.

    Sementara itu, keterlibatan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat menjadi bagian dari kolaborasi untuk mendukung aspek peternakan dalam program tersebut. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan Lapas menjadi modal penting untuk membangun pembinaan yang lebih produktif.

    Di balik penyerahan bantuan, terdapat harapan agar warga binaan tidak kehilangan kesempatan untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di luar Lapas. Keterampilan yang diperoleh selama masa pembinaan dapat menjadi salah satu bekal untuk bekerja atau mengembangkan usaha setelah kembali ke masyarakat.

    Karena itu, Kalapas Ronaldo Devinci Talesa bersama jajaran Lapas Kelas IIA Padang perlu memastikan bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan dan dirawat secara berkelanjutan. Program yang dimulai dengan 200 DOC diharapkan berkembang menjadi kegiatan pembinaan yang menghasilkan manfaat lebih luas.

    Pada akhirnya, bantuan PT Japfa Comfeed Indonesia melalui CSR, dukungan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, serta pengelolaan oleh Kalapas Ronaldo Devinci Talesa bukan hanya tentang ayam dan pakan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun warga binaan yang terampil, produktif, bertanggung jawab dan siap kembali ke tengah masyarakat.


    Katim RMO Group | Wyndoee 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini