• Jelajahi

    Copyright © INSPIRASI PUBLIK
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Masudi dan Rai Fraja Nofvandro Kawal Preservasi Jalan Nasional Rp29,7 Miliar, Ruas Surian–Simpang Padang Aro Makin Nyaman Dilalui

    REDAKSI UTAMA
    Selasa, 08 September 2026, September 08, 2026 WIB Last Updated 2026-09-08T07:04:44Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    BPJN 2.5 SUMBAR | Jalan yang mulus bukan hanya membuat kendaraan lebih nyaman bergerak. Di balik permukaan jalan yang semakin baik, terdapat pekerjaan teknis, pengawasan, dan tanggung jawab panjang untuk memastikan akses masyarakat tetap terjaga. Gambaran itu terlihat pada pelaksanaan Preservasi Jalan Surian–Sipang Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, yang kini terus dikerjakan melalui dukungan APBN Tahun Anggaran 2026.

    Proyek tersebut memiliki nilai kontrak Rp29.784.277.000. Pelaksanaan pekerjaan berada di bawah Satker PJN Wilayah II Sumbar melalui PPK 2.5 Sumbar yang saat ini diamanahkan kepada Rai Fraja Nofvandro, ST., M.Sc. Pekerjaan dilaksanakan oleh PT Lawang Agung dengan dukungan konsultan supervisi PT Dwi Karsa Envacotama KSO, PT Cipta Strada KSO, dan PT Laras Sembada.

    Di tingkat satuan kerja, Kepala Satker PJN Wilayah II Sumbar Masudi, ST., MT., memberikan perhatian terhadap pelaksanaan preservasi tersebut. Pengawasan diarahkan agar pekerjaan tidak sekadar mengejar penyelesaian fisik, tetapi juga memperhatikan mutu, ketepatan pelaksanaan, tertib administrasi, serta manfaat akhir yang diterima masyarakat.

    Sementara itu, Rai Fraja Nofvandro, ST., M.Sc selaku PPK 2.5 Sumbar memiliki posisi strategis dalam pengendalian pelaksanaan pekerjaan. Peran tersebut mencakup memastikan pekerjaan berjalan sesuai kontrak, spesifikasi teknis, tahapan pelaksanaan, dan ketentuan yang berlaku sehingga setiap proses pembangunan memiliki arah dan ukuran yang jelas.

    Kontrak pekerjaan dimulai pada 23 Februari 2026. Dengan nilai hampir Rp30 miliar, preservasi ruas Surian–Sipang Padang Aro menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi jalan nasional. Penanganan jalan tidak hanya berdampak pada kendaraan pribadi, tetapi juga menyentuh aktivitas angkutan barang, mobilitas warga, serta konektivitas antarwilayah.

    Masudi menekankan bahwa prinsip pelaksanaan pekerjaan harus berjalan secara terukur. Tepat waktu, tepat mutu, dan tepat administrasi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pembangunan infrastruktur yang menggunakan anggaran negara.

    “Kami di Satker PJN Wilayah II Sumbar berkomitmen penuh untuk memastikan seluruh penanganan jalan nasional ini memenuhi prinsip tepat waktu, tepat mutu, dan tepat administrasi. Preservasi jalur Surian–Sipang Padang Aro ini sangat vital untuk menjaga keandalan jalan serta menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” ujar Masudi.

    Manfaat pekerjaan mulai terlihat dari pengalaman pengguna jalan. Pengemudi kendaraan logistik yang rutin melintasi kawasan tersebut merasakan perjalanan yang lebih nyaman setelah kondisi jalan mendapatkan penanganan. Bagi mereka yang bekerja dengan mengandalkan mobilitas kendaraan setiap hari, kualitas jalan merupakan bagian langsung dari kelancaran pekerjaan.

    Perbaikan kondisi jalan juga memiliki arti penting bagi kendaraan angkutan. Permukaan jalan yang lebih nyaman dapat membantu perjalanan berlangsung lebih lancar, sekaligus mendukung efisiensi waktu perjalanan. Bagi masyarakat, jalan yang terpelihara berarti akses yang lebih baik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari dan menghubungkan berbagai kepentingan ekonomi maupun sosial.

    Lebih jauh, preservasi jalan nasional merupakan investasi terhadap konektivitas wilayah. Ketika jalan terjaga, arus orang dan barang dapat bergerak lebih lancar. Karena itu, pengawasan yang dilakukan Masudi sebagai Kasatker PJN Wilayah II Sumbar bersama Rai Fraja Nofvandro, ST., M.Sc sebagai PPK 2.5 Sumbar menjadi bagian penting untuk memastikan pekerjaan bernilai Rp29,7 miliar tersebut memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan.

    Pekerjaan Preservasi Jalan Surian–Sipang Padang Aro pada akhirnya bukan hanya tentang memperbaiki badan jalan. Ia merupakan ikhtiar menjaga urat nadi transportasi nasional di Solok Selatan agar tetap berfungsi baik. Dengan pengendalian pekerjaan, pengawasan teknis, dan orientasi pada keselamatan serta kenyamanan pengguna, pembangunan tersebut diharapkan menghadirkan infrastruktur yang semakin dapat diandalkan masyarakat.

    Katim RMO Group | Wyndoee 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini