Perkemahan Jumat-Sabtu ( Perjusa ) 27-28 Agustus 2026 dalam rangka Penerimaan Tamu Ambalan Kelas X, Gugus Depan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo, Ambalan Diponegoro - Malahayati nomor gudep 15.67–15.68 dengan rincian ( 195 laki-laki dan 215 perempuan).
Hari ini adik-adik berdiri di gerbang sebuah perjalanan. Bukan sekadar perjalanan dua hari satu malam di tenda dan lapangan ini, tapi perjalanan menjadi bagian dari sebuah keluarga besar bernama Ambalan Diponegoro-Malahayati.
Nama ini bukan dipilih sembarangan. Pangeran Diponegoro mengajarkan kita tentang keteguhan prinsip dan keberanian mempertahankan tanah air. Sedangkan Laksamana Malahayati mengajarkan kita bahwa kepemimpinan tidak mengenal batas gender - Beliau adalah panglima laut perempuan pertama di dunia yang disegani kawan maupun lawan. Dua nama ini disatukan bukan tanpa maksud: Ambalan kita diharapkan melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berani, tegas, namun tetap rendah hati dan berpegang teguh pada nilai kebangsaan.
Malam dan siang yang akan adik-adik lalui di Perjusa ini adalah gerbang pertama untuk membuktikan bahwa nilai-nilai itu bukan sekadar cerita sejarah, tapi bisa hidup dalam diri kalian. Saat mendirikan tenda dengan tangan sendiri, saat harus bangun sebelum subuh, saat lelah namun tetap harus menyelesaikan tugas regu- di situlah karakter Diponegoro dan Malahayati sedang ditempa dalam diri kalian.
Kepramukaan mengajarkan sesuatu yang sering kita lupakan di ruang kelas, bahwa ilmu sejati tidak hanya didapat dari buku, tetapi dari pengalaman langsung , dari kerja sama regu, dari kedisiplinan mengikuti aturan, dari keberanian menghadapi ketidaknyamanan, dan dari kepedulian terhadap sesama anggota regu.
Hal ini sejalan betul dengan semangat Tri Satya dan Dasa Darma yang akan terus menuntun langkah kalian, tidak hanya selama dua hari ke depan, tetapi sepanjang hidup kalian sebagai pelajar dan calon pemimpin bangsa.
Kepada Kakak-kakak Dewan Ambalan dan Pembina, saya menitipkan adik-adik kelas X ini dengan penuh kepercayaan. Bimbinglah mereka dengan tegas namun penuh kasih sayang. Jadikan kegiatan Penerimaan Tamu Ambalan ini sebagai momen yang berkesan dan membentuk, bukan sekadar seremoni yang mereka lewati begitu saja.
Nampak hadir dalam pembukaan Perjusa SMA Hang Tuah 2, Kakak Pembina Pramuka, Kakak-kakak Dewan Ambalan Diponegoro - Malahayati, para Pelatih dan Pendamping (yht/dar).








