Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, Senin (10/8) hadiri dimulainya pembangunan mesjid Assyariif Puteri di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Arab Darul Yamani Pasaman Barat di Lubuk Gadang , Jorong Malaisiro Kapar, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat.
Pada kesempatan itu, pemerintah daerah (Pemda) Pasaman Barat
menyerahkan bantuan sebesar Rp. 50.000.000 kepada pimpinan pondok, Siril Masri.
Penyerahan bantuan dilaksanakan Bupati, Yulianto, bersama Wakil Bupati, M.
Ihpan, dalam acara "batagak kudo-kudo" mesjid setempat.
Bupati, Yulianto, katakan, sejumlah bantuan tersebut
merupakan bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah, terhadap
pengembangan lembaga pendidikan keagamaan, khusus Ponpes Arab Darul Yamani yang
dinilai terus berkembang dan berkontribusi, dalam membentuk generasi muda
berilmu, berkarakter, memiliki moral dan akhlak.
Pimpinan Perguruan Darul Yamani, Siril Masri, sampaikan,
mendengarkan mengapresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah
terhadap perkembangan pesantren tersebut, termasuk pada proses pembangunan
mesjid, sebagai fasilitas pembelajaran bagi santri di lembaga pendidikan ini.
Saat ini Ponpes Darul Yamani memiliki 400 santri. Ia
berharap perkembangan tersebut diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan
sehingga para santri dapat menjadi generasi penerus kepemimpinan, baik di
Pasaman Barat maupun di tingkat nasional.
Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, akui, seperti informasi
yang diketahui, Perguruan Darul Yamani berdiri tahun 2009 di Pisang Uban,
Kenagarian Sasak. Hingga tahun 2026, lembaga pendidikan tersebut telah berusia
17 tahun dan terus mengalami perkembangan, termasuk dalam jumlah santri dan
peningkatan kualitas pendidikan.
“Alhamdulillah, perguruan ini sudah berkembang dan lumayan
maju. Setiap tahun kami mengirimkan anak-anak untuk melanjutkan kuliah ke
Turki, Yaman dan Mesir', Ketua DPRD sekaligus Ketua Partai Golkar Pasaman Barat
itu, berakhir.
