Pemkab Barsel Salurkan 46 Paket CPPD dan 14 Paket Bansos, Hadirkan PAUD SATAP MARATI untuk Anak-anak Dusun Parigi

INSPIRASI PUBLIK, BARSEL | Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Provinsi Kalimantan Tengah, kembali menghadirkan program pelayanan langsung kepada masyarakat melalui penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD), bantuan sosial (bansos), serta pendirian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) SATAP MARATI di Dusun Parigi, Desa Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan melalui kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barsel bersama Dinas Sosial Barsel tersebut menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Dalam penyaluran kali ini, pemerintah daerah mendistribusikan sebanyak 46 paket CPPD dan 14 paket bantuan sosial. Perhatian juga diberikan terhadap pemenuhan kebutuhan gizi, khususnya bagi ibu hamil, sebagai bagian dari upaya mendukung kesehatan keluarga.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, S.T., Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan Hj. Permana Sari, jajaran satuan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Dusun Selatan, Kepala Desa Kalahien, pengurus TP PKK kecamatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Penyaluran CPPD dan bansos di Dusun Parigi merupakan kelanjutan dari program pemerintah daerah yang sebelumnya telah dilaksanakan di sejumlah kelurahan di Kabupaten Barito Selatan. Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan bantuan kebutuhan dasar dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah desa dan dusun yang membutuhkan perhatian pelayanan publik.

Momentum penyaluran bantuan itu sekaligus dirangkai dengan pendirian PAUD SATAP MARATI di Dusun Parigi, Desa Kalahien. Kehadiran fasilitas pendidikan anak usia dini tersebut menjadi langkah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak, terutama mereka yang tinggal di wilayah yang memiliki keterbatasan jarak dan akses menuju lembaga pendidikan.

Dalam sambutannya, Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri, S.T. menegaskan bahwa kondisi geografis dan jarak tempat tinggal tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak. Menurutnya, pembangunan pendidikan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak yang berada di desa maupun dusun terpencil.

"Mari kita berikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap pendidikan anak-anak kita. Jangan menunggu mereka besar baru kita memberikan pendidikan. Bekal terbaik yang bisa kita berikan kepada anak-anak bukan hanya materi, tetapi juga kasih sayang, perhatian, pendidikan, dan teladan yang baik," ungkap Bupati.

Bupati juga menyampaikan harapan dan doa agar anak-anak Dusun Parigi kelak tumbuh menjadi generasi yang berhasil dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat serta daerah. Ia berharap dari lingkungan Dusun Parigi nantinya lahir guru, tenaga kesehatan, pengusaha, bahkan pemimpin daerah. "Apa yang kita lakukan hari ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan merupakan investasi yang sangat besar bagi masa depan daerah kita," tutupnya.

ML

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama