Pemkab Barsel Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Wabup Kristianto Yudha Dorong Kuliah Gratis demi Masa Depan Generasi Muda Barito Selatan

INSPIRASI PUBLIK, BARSEL | Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 di Kabupaten Barito Selatan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia generasi muda. Wakil Bupati Barito Selatan, Kristianto Yudha, S.T., M.T., menegaskan pentingnya pendidikan, inovasi, dan kesiapan pemuda dalam menghadapi tantangan masa depan. Upacara berlangsung secara sederhana dan khidmat di Aula Kantor Bupati Barito Selatan, Buntok, Rabu (28/10/2026).

Peringatan tahun ini mengusung semangat “Pemuda Patriotik, Gagah, Berempati; Pemuda untuk Indonesia 2026”. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pemuda tidak cukup hanya memiliki semangat dan keberanian, tetapi juga harus dibekali pengetahuan, keterampilan, kepedulian sosial, serta komitmen untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kristianto Yudha yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Momentum tersebut menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kembali nilai-nilai Sumpah Pemuda, terutama persatuan, tanggung jawab kebangsaan, dan peran generasi muda dalam menjaga keutuhan Indonesia di tengah perubahan zaman.

Kegiatan itu turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Barito Selatan, Ketua DPRD Barsel, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kabupaten Barito Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah kabupaten.

Dalam pesannya, Kristianto Yudha menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, generasi muda harus memperoleh kesempatan yang memadai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi agar mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan kompetensi, dan mengambil bagian dalam kemajuan daerah.

Ia juga menyampaikan rencana mendorong program kuliah gratis melalui Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Gagasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang yang lebih luas bagi putra-putri Barito Selatan untuk mengenyam pendidikan tinggi, terutama melalui dukungan pembiayaan yang memungkinkan akses pendidikan semakin terjangkau.

Dorongan terhadap akses pendidikan tersebut menjadi penting karena potensi generasi muda tidak boleh terhambat oleh terbatasnya kesempatan. Perluasan peluang kuliah, disertai peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan keterampilan, dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi yang lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

Namun, semangat pendidikan juga perlu berjalan beriringan dengan penguatan karakter. Pemuda yang patriotik diharapkan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan daerah, pemuda yang gagah berani mengambil peran positif, sedangkan pemuda yang berempati mampu memahami persoalan masyarakat serta menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan berharap generasi muda semakin terdorong untuk belajar, berkarya, berinovasi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Semangat persatuan yang diwariskan para pendahulu bangsa perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata, mulai dari peningkatan kapasitas diri hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial dan pembangunan berkelanjutan.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan Barito Selatan membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki cita-cita tinggi, tetapi juga kesiapan untuk mewujudkannya melalui pendidikan, kerja keras, kepedulian, dan semangat kebersamaan. Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98. Mari perkuat persatuan dan dorong pemuda Barito Selatan terus berkarya, berinovasi, serta mengambil peran dalam membangun daerah dan Indonesia.

ML

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama