POLSEK IX KOTO SEI. LASI | Di balik sebuah kendaraan yang hilang, selalu ada cerita masyarakat yang ikut terdampak. Ada kendaraan yang menjadi sarana mencari nafkah, mengantar keluarga maupun menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengungkapan perkara pencurian kendaraan bermotor menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan rasa aman. Di bawah kepemimpinan Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, jajaran kepolisian bersama Kapolsek IX Koto Sungai Lasi AKP Oon Kurnia Illahi dan tim gabungan melakukan pengembangan terhadap perkara yang berkaitan dengan dugaan curanmor.
AKBP Mas’ud Ahmad selaku Kapolres Solok Kota mengarahkan jajaran untuk memperkuat penanganan perkara, sementara AKP Oon Kurnia Illahi, Kapolsek IX Koto Sungai Lasi, bersama personel di lapangan menjadi bagian dari proses pengungkapan di tingkat kewilayahan. Kerja tersebut dilakukan bersama tim gabungan Polres Dharmasraya, Polsek IX Koto Sungai Lasi dan Resmob Polda Sumbar.
Di bawah kepemimpinan Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, pengembangan perkara dilakukan secara berkelanjutan. Bersama Kapolsek IX Koto Sungai Lasi AKP Oon Kurnia Illahi dan tim gabungan, petugas menelusuri jejak perkara yang awalnya berkaitan dengan pencurian kendaraan L300 hingga pengembangan membawa petugas ke wilayah Padang Pariaman.
Dari rangkaian pengembangan tersebut, tim berhasil mengamankan empat unit sepeda motor, masing-masing jenis KLX, Vario, Beat dan Skywave. Kendaraan tersebut menjadi bagian dari proses pemeriksaan untuk memastikan identitas, asal-usul serta keterkaitannya dengan laporan kehilangan.
Bagi AKP Oon Kurnia Illahi selaku Kapolsek IX Koto Sungai Lasi, setiap kendaraan yang berhasil ditemukan memiliki arti penting karena bisa saja berkaitan dengan warga yang sebelumnya kehilangan kendaraan. Penanganan barang bukti dilakukan dengan memperhatikan proses identifikasi dan kepemilikan secara cermat.
Masyarakat yang pernah kehilangan sepeda motor juga memiliki kesempatan untuk melakukan pengecekan melalui Polsek IX Koto Sungai Lasi, dengan membawa dokumen kendaraan yang sah. Pencocokan dilakukan berdasarkan data kendaraan dan dokumen kepemilikan agar prosesnya berjalan tertib.
Di sinilah sisi humanis penegakan hukum terlihat. Sebuah pengungkapan tidak berhenti pada keberhasilan menemukan kendaraan, tetapi dilanjutkan dengan memastikan siapa pemilik yang sebenarnya. Ketelitian menjadi penting agar setiap barang bukti dapat diproses sesuai ketentuan dan hak masyarakat tetap terlindungi.
Kerja tim gabungan bersama Kapolsek IX Koto Sungai Lasi AKP Oon Kurnia Illahi juga memperlihatkan pentingnya koordinasi lintas wilayah. Ketika jejak perkara bergerak dari satu daerah ke daerah lainnya, komunikasi dan pertukaran informasi menjadi bagian penting dalam mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus menemukan barang bukti.
Bagi masyarakat, pengungkapan empat kendaraan tersebut memberikan harapan bahwa laporan kehilangan tetap memiliki peluang untuk ditindaklanjuti. Setiap informasi dapat menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan yang membuka jalan untuk menemukan kendaraan dan mengungkap rangkaian perkara secara lebih utuh.
Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad, bersama AKP Oon Kurnia Illahi selaku Kapolsek IX Koto Sungai Lasi dan tim gabungan, terus mendorong proses penanganan perkara sekaligus pelayanan kepada masyarakat. Empat kendaraan yang diamankan bukan hanya barang bukti, melainkan juga kemungkinan jawaban bagi keluarga yang selama ini menunggu kepastian atas kendaraan mereka yang hilang.
Pada akhirnya, kerja kepolisian menemukan maknanya ketika masyarakat merasakan manfaat secara langsung. Pengungkapan curanmor ini menjadi bagian dari ikhtiar Kapolsek IX Koto Sungai Lasi AKP Oon Kurnia Illahi dan tim gabungan untuk menjaga keamanan, mengurai perkara hingga tuntas, serta membuka peluang bagi korban mendapatkan kembali haknya melalui proses hukum yang sah.
Wyndoee

