BUNTOK | Semangat kebersamaan menjadi warna utama peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan (Barsel). Mengusung tema “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, rangkaian perayaan tahun ini tidak hanya diarahkan sebagai agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang pertemuan masyarakat, penggerak ekonomi kerakyatan, serta wadah promosi potensi daerah.
Ketua Panitia Peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan, Dr. Eko Hermansyah, S.STP., M.M., hadir langsung di Stan Media Center – Media Barsel Bersatu di Lapangan Batuah, Buntok, untuk mengikuti sesi wawancara khusus bersama insan pers, Selasa (22/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Eko memaparkan berbagai persiapan dan rangkaian kegiatan yang telah disusun panitia. Ia menjelaskan, Lapangan Batuah dipilih sebagai pusat kegiatan karena diharapkan mampu menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat Barsel.
Menurutnya, peringatan Hari Jadi ke-67 tidak hanya menjadi milik pemerintah daerah, melainkan momentum yang harus dapat dirasakan seluruh masyarakat. Karena itu, pelaksanaan kegiatan dibangun melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pelaku UMKM, investor, komunitas, serta masyarakat.
Semangat kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghidupkan suasana perayaan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. Kehadiran masyarakat diharapkan tidak sekadar memeriahkan acara, tetapi juga ikut menggerakkan roda usaha lokal.
Salah satu perhatian utama panitia tahun ini adalah keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Eko menyebut partisipasi UMKM pada perayaan tahun ini menjadi salah satu yang terbesar, dengan ratusan pelaku usaha lokal mendapat kesempatan mengikuti Expo selama tujuh hari tanpa dipungut biaya.
Kebijakan tersebut, kata Eko, merupakan bagian dari komitmen Pemkab Barito Selatan untuk memberikan ruang lebih luas kepada pelaku UMKM agar dapat berkembang. Mereka tidak hanya didorong untuk berjualan secara konvensional, tetapi juga diarahkan agar mulai memperkuat pemasaran melalui platform digital.
Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan dukungan banyak pihak. Karena itu, kehadiran insan pers memiliki peran penting dalam memperkenalkan produk-produk lokal Barsel sehingga dapat dikenal masyarakat yang lebih luas.
Media, lanjut Eko, dapat menjadi jembatan antara pelaku usaha dengan konsumen. Publikasi mengenai produk lokal diharapkan membuka peluang baru bagi UMKM untuk memperluas pasar sekaligus membangun kepercayaan terhadap produk daerah.
Di sisi lain, panitia juga memberikan perhatian terhadap kondisi lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama menyusul kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat menyelimuti wilayah Buntok.
Eko menjelaskan bahwa kondisi tersebut telah menjadi bagian dari perhatian panitia dalam pelaksanaan seluruh rangkaian kegiatan. Panitia berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BPBD, serta unsur TNI-Polri untuk memastikan kegiatan berlangsung dengan memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan di kawasan Stadion Batuah. Di antaranya pos kesehatan, pembagian masker gratis bagi pengunjung, penyemprotan area, hingga tim yang melakukan pemantauan terhadap kualitas udara.
Pengaturan terhadap kegiatan yang berpotensi menghadirkan banyak orang juga dilakukan agar seluruh rangkaian perayaan tetap dapat berlangsung secara tertib, nyaman, dan aman. Masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing selama mengikuti kegiatan.
Menutup wawancara, Eko mengajak seluruh masyarakat Barito Selatan menjadikan Hari Jadi ke-67 sebagai momentum untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat persatuan. Perbedaan yang ada, menurutnya, hendaknya tidak menjadi penghalang untuk membangun daerah secara bersama-sama.
“Mari kita lupakan perbedaan, kita bekerja bersama untuk Barsel yang lebih maju. Jaga kebersihan, jaga keamanan, dan ramaikan seluruh rangkaian HUT dengan tertib dan gembira,” pesan Eko.
Dengan semangat “Bekerja Bersama, Merangkul Semua”, peringatan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Barito Selatan diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi meninggalkan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat persatuan, membuka ruang promosi UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
ML


