• Jelajahi

    Copyright © INSPIRASI PUBLIK
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kapten Kav Isman Dahlan Bekali Mahasiswa Politeknik ‘Aisyiyah Sumbar dengan Wawasan Kebangsaan di Gunung Pangilun

    REDAKSI UTAMA
    Senin, 28 September 2026, September 28, 2026 WIB Last Updated 2026-09-29T03:46:30Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    KORAMIL 01 PBU | Plh Danramil 01/PBU Kapten Kav Isman Dahlan memberikan materi Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada mahasiswa baru Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat dalam rangka kegiatan Masa Ta’aruf Mahasiswa (MATAF) 2026 yang berlangsung di kampus Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat, Jalan Gunung Pangilun, Kota Padang, Senin, 29 September 2026.

    Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembekalan bagi mahasiswa baru untuk membangun karakter, kedisiplinan, rasa cinta tanah air serta pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sejak memasuki lingkungan pendidikan tinggi.

    Dalam kesempatan tersebut, Kapten Kav Isman Dahlan menyampaikan materi yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, kehidupan berbangsa dan bernegara, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

    Di hadapan para mahasiswa, ia menekankan bahwa generasi muda memiliki posisi penting dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter, integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

    Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.

    “Mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa. Karena itu, selain memiliki kemampuan akademik, harus memiliki wawasan kebangsaan, disiplin, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Kapten Kav Isman Dahlan.

    Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memahami pentingnya Pancasila sebagai dasar negara serta menjadikan nilai-nilai persatuan dan gotong royong sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

    Perkembangan teknologi informasi, lanjutnya, harus disikapi secara bijaksana. Mahasiswa sebagai kelompok terdidik diharapkan mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal yang positif, produktif dan mendukung kemajuan pendidikan.

    Kapten Kav Isman Dahlan juga mengajak mahasiswa untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama informasi yang berpotensi menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

    “Gunakan media dan teknologi secara bijak. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum diketahui kebenarannya. Saring sebelum membagikan, karena setiap informasi yang disebarkan dapat memberikan dampak bagi orang lain,” pesannya.

    Dalam materi Wasbang tersebut, mahasiswa juga diajak memahami bahwa keberagaman suku, agama, budaya dan latar belakang merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga bersama.

    Menurutnya, perbedaan bukan alasan untuk saling menjauh, tetapi menjadi kekuatan apabila disatukan dalam semangat persatuan dan kepentingan bangsa.

    Kegiatan pembekalan Wasbang berlangsung dalam suasana interaktif. Para mahasiswa baru mengikuti penyampaian materi dengan tertib dan memperhatikan berbagai penjelasan yang diberikan oleh Plh Danramil 01/PBU.

    Kehadiran unsur TNI di lingkungan kampus tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dengan generasi muda, khususnya mahasiswa sebagai kelompok intelektual yang nantinya akan berperan di tengah masyarakat.

    Kapten Kav Isman Dahlan berharap materi yang diberikan tidak berhenti sebagai pengetahuan selama kegiatan MATAF, tetapi dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan kampus maupun kehidupan bermasyarakat.

    Ia menegaskan, membangun generasi unggul membutuhkan kolaborasi antara dunia pendidikan, keluarga, masyarakat dan seluruh komponen bangsa. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi pribadi yang berkarakter, profesional, berakhlak serta memiliki semangat pengabdian.

    Kegiatan Wasbang dalam rangka MATAF 2026 di Politeknik ‘Aisyiyah Sumatera Barat tersebut menjadi salah satu bentuk pembinaan generasi muda untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus menanamkan nilai persatuan, kedisiplinan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    TNI AD HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.

    Wyndoee

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini