POLRES SOLOK SELATAN | Upaya memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap berjalan sesuai peruntukannya mendapat perhatian Polres Solok Selatan. Melalui Unit Reaksi Cepat (URC), personel turun langsung melakukan pengecekan ke salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), Sabtu 21 Agustus 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawasan kepolisian terhadap distribusi BBM bersubsidi agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang berhak. Dalam kegiatan itu, personel terlihat melakukan pemeriksaan sekaligus berinteraksi langsung dengan pengguna kendaraan di area SPBU.
Kapolres Solok Selatan AKBP Andreanaldo Ademi, S.H., S.I.K. menempatkan pengawasan terhadap BBM bersubsidi sebagai bagian dari upaya menjaga pelayanan publik tetap berjalan secara tertib. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk respons kepolisian terhadap potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat.
Di lapangan, personel URC tidak hanya melakukan pengecekan terhadap aktivitas di SPBU, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kendaraan yang melakukan pengisian. Pendekatan tersebut dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan ketertiban dan komunikasi kepada masyarakat.
Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Yogie B. S.Tr.K., S.I.K. juga menjadi bagian penting dalam pengawasan tersebut. Satreskrim memiliki peran dalam menindaklanjuti apabila dalam proses pengawasan ditemukan dugaan penyimpangan yang memenuhi unsur pelanggaran hukum.
Pengawasan seperti ini dinilai penting karena BBM bersubsidi merupakan salah satu kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, distribusinya diharapkan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan cara yang merugikan kelompok masyarakat yang memang membutuhkan.
Dalam unggahan URC Polres Solok Selatan, pesan yang disampaikan cukup jelas, yakni menghentikan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan memastikan BBM bersubsidi sampai kepada masyarakat yang berhak. Pesan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengawasan dilakukan dengan pendekatan yang tegas namun tetap humanis.
Bagi masyarakat, kehadiran petugas di SPBU juga memberikan ruang untuk menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Informasi dari masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya bersama menjaga distribusi BBM tetap tertib.
Kapolres AKBP Andreanaldo Ademi melalui jajaran terkait terus mendorong agar tugas kepolisian tidak berhenti pada penindakan, tetapi juga hadir sebagai pengawasan dan pelayanan di tengah masyarakat. Pendekatan tersebut membuat pengawasan terhadap BBM bersubsidi tidak semata-mata bernuansa penegakan hukum, tetapi juga perlindungan terhadap kepentingan masyarakat.
Sementara itu, keterlibatan Kasat Reskrim AKP Yogie B. bersama jajaran URC memperlihatkan keseriusan Polres Solok Selatan dalam memantau potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi. Dengan pengawasan langsung di lapangan, kepolisian berupaya menjaga agar BBM bersubsidi tetap tepat sasaran, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berlangsung aman, tertib dan berkeadilan.
Katim RMO Group | Wyndoee


