Penerbangan SAR tersebut dipiloti langsung oleh Komandan Skuadron Udara 800 Wing Udara 2 Puspenerbal Letkol Laut (P) Candra Wira, serta dihadiri langsung oleh Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie.
Dalam pelaksanaan misi pemantauan udara, pesawat P-8301 berhasil mendeteksi keberadaan MV Virgo Transport 8 dalam kondisi tenggelam dan terbalik. Selain itu, tim udara juga menemukan beberapa life craft (sekoci keselamatan) dari Kapal Virgo Transport 8 yang terapung di sekitar lokasi kejadian yang berisi para penumpang.
Terpantau dua life craft berada berdekatan dengan beberapa orang di dalamnya yang terlihat memberikan tanda membutuhkan pertolongan. Tim juga mendeteksi satu life craft lain dalam kondisi kosong yang terpisah serta satu life craft dalam kondisi terbalik. Temuan posisi life craft yang berisi survivor tersebut selanjutnya ditindaklanjuti untuk penanganan cepat di mana evakuasi akan segera dilaksanakan oleh unsur helikopter maupun KRI.
Komandan Wing Udara 2 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Oscar Johanes Novie menyampaikan bahwa kehadiran unsur udara Puspenerbal merupakan langkah cepat dan responsif untuk memastikan koordinasi operasi pertolongan berjalan secara optimal. Misi ini menegaskan kesiapan penuh Puspenerbal dalam mendeteksi dan memantau situasi darurat secara real-time demi menyuplai data akurat bagi unsur-unsur SAR di lapangan, termasuk guna mendukung proses evakuasi oleh helikopter.
Kegiatan ini merupakan wujud kesiapsiagaan Puspenerbal dalam mendukung operasi kemanusiaan melalui kemampuan patroli maritim udara, khususnya dalam mendeteksi, memantau, dan memberikan informasi situasi di wilayah perairan Indonesia sesuai arahan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali pada Apel Siaga TNI AL 2026.








