KORAMIL 04 LL | Babinsa Koramil 04/LL Kodim 0312/Padang, Koptu Koko Satria, melaksanakan komunikasi sosial dengan berdiskusi bersama anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait potensi ancaman bencana alam di Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu, 23 September 2026.
Diskusi tersebut menjadi langkah kewilayahan untuk memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana di wilayah binaan.
Koptu Koko Satria bersama anggota BPBD membahas berbagai potensi kerawanan yang perlu mendapat perhatian, terutama kondisi lingkungan dan kawasan yang berpotensi terdampak apabila terjadi bencana alam.
Menurut Koptu Koko Satria, komunikasi lintas unsur sangat penting agar setiap perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti secara terkoordinasi.
“Yang paling penting adalah kesiapsiagaan. Dengan komunikasi yang baik antara Babinsa, BPBD dan unsur wilayah, potensi ancaman bencana dapat dipantau bersama,” ujar Koptu Koko Satria.
Ia menambahkan, kewaspadaan masyarakat perlu terus dibangun, terutama dengan mengenali kondisi lingkungan sekitar dan mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika terjadi keadaan darurat.
Bagi Babinsa, pembahasan mengenai kebencanaan bukan hanya dilakukan ketika bencana telah terjadi, tetapi juga melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini.
Koptu Koko Satria juga mendorong terjalinnya komunikasi yang cepat antara aparat kewilayahan, BPBD, perangkat kelurahan dan masyarakat apabila ditemukan kondisi yang berpotensi membahayakan warga.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.
Danramil 04/LL Mayor Arm. Febrinaldi Musdar menegaskan bahwa Babinsa harus aktif membangun komunikasi dengan seluruh unsur yang memiliki peran dalam penanggulangan bencana.
“Babinsa harus peka terhadap kondisi wilayah. Koordinasi dengan BPBD dan perangkat terkait sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, sinergi antara TNI, BPBD, pemerintah kelurahan dan masyarakat merupakan bagian penting dari upaya menghadapi potensi bencana secara bersama-sama.
Kehadiran Koptu Koko Satria dalam diskusi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan wilayah juga mencakup kepedulian terhadap keselamatan masyarakat dari berbagai ancaman bencana alam.
Dengan komunikasi yang terus terjalin, informasi mengenai kondisi wilayah dapat lebih cepat disampaikan sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan secara tepat.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian Babinsa terhadap masyarakat Kelurahan Tarantang, agar kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana terus tumbuh di tengah warga.
TNI HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI. Melalui komunikasi sosial dan koordinasi lintas sektor, Koptu Koko Satria terus hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat kesiapsiagaan serta membangun ketangguhan wilayah menghadapi potensi bencana.
Katim RMO Group | Wyndoee


